Akuisisi

Apa itu Traffic Source?

Traffic adalah pengunjung yang masuk ke sebuah situs, dan traffic source adalah asal mereka. Sumbernya dibaca dari referrer dan parameter UTM, lalu disamakan takarannya menjadi Channel seperti Meta Ads, TikTok, Google Search, Direct, atau Referral. Bila ada parameter kampanye, Campaign-nya ikut tersimpan sehingga perilaku bisa dibandingkan per iklan.

Dua sumber traffic bisa mengirim jumlah pengunjung yang sama dengan hasil yang jauh berbeda. Tanpa memisahkan perilaku per sumber, budget iklan mudah tertahan di kanal yang ramai tapi tidak menghasilkan.

Cara mengukurnya

Bagaimana Traffic Source diukur?

  1. Baca referrer dan parameter UTM saat Session pertama kali dimulai.
  2. Normalisasi ke satu daftar Channel yang konsisten, supaya varian penulisan tidak terhitung terpisah.
  3. Simpan Campaign bila parameter UTM campaign tersedia.
  4. Bandingkan conversion rate, scroll depth, dan funnel drop-off antar Channel, bukan cuma jumlah Session.
Sering disalahpahami

Pertanyaan umum soal Traffic Source

Apakah sumber dengan traffic terbanyak yang paling berharga?

Belum tentu. Volume dan kualitas sering berlawanan. Sumber dengan Session lebih sedikit tapi conversion rate dan kedalaman perilaku lebih tinggi biasanya lebih berharga per rupiah yang dibelanjakan.

Kenapa banyak traffic terbaca sebagai Direct?

Direct sering jadi tempat penampungan kalau referrer hilang, misalnya klik dari aplikasi chat, dari dokumen, atau dari link tanpa UTM. Memasang UTM secara konsisten di semua kampanye mengurangi Direct yang menyesatkan.

Cek seberapa baik landing page-mu sekarang.

Kirim URL-mu, kami audit gratis. Tanpa komitmen apa pun. Kalau hasilnya sudah bagus, kami bilang bagus. Kalau ada yang bocor, kami tunjukkan di mana dan apa yang perlu dibenahi.

Laporan PDF dikirim ke email dalam 3-5 hari kerja.

Konsultasi via WA