Panduan diagnosis

Kenapa iklan jalan tapi tidak ada leads?

Kalau iklan tayang dan budget terpakai tetapi leads tidak masuk, penyebabnya terbagi dua. Pertama, masalah pengiriman iklan: impression nol, iklan ditolak, atau pembayaran bermasalah. Kedua, dan jauh lebih sering, orang sudah mengklik tetapi berhenti di halaman tujuan sebelum menghubungi. Pisahkan keduanya dengan membandingkan jumlah impression dan jumlah klik.

Halaman ini memisahkan dua kemungkinan itu secara berurutan. Bagian pertama memastikan iklanmu memang sampai ke orang, karena percuma memperbaiki halaman kalau ternyata tidak ada yang mengkliknya. Bagian kedua membahas titik yang jarang dibahas artikel lain: apa yang terjadi setelah klik.

Langkah 1

Pastikan dulu iklannya benar-benar sampai ke orang

Kadang penyebabnya memang ada di Ads Manager, dan kalau begitu tidak ada gunanya menyentuh halaman. Tiga pemeriksaan ini selesai dalam lima menit.

1

Iklannya benar-benar tayang, atau cuma berstatus aktif?

Status aktif di Ads Manager tidak selalu berarti iklan sedang tayang. Cek jumlah impression dan reach pada rentang tanggal yang benar, karena rentang tanggal yang salah adalah penyebab paling sering dari laporan yang terlihat kosong. Kalau impression-nya nol, masalahnya di pengiriman iklan dan belum sampai ke halamanmu.

Impression jalan berarti orang benar-benar melihat iklanmu.

2

Ada penolakan kebijakan atau masalah pembayaran?

Iklan yang ditolak sebagian atau akun yang bermasalah soal pembayaran bisa membuat pengeluaran berhenti tanpa pemberitahuan yang jelas. Periksa kolom status di level iklan, bukan cuma di level kampanye, karena satu iklan yang ditolak di dalam satu set kadang tidak terlihat dari atas.

Tidak ada penolakan berarti anggaranmu memang terpakai.

3

Orang mengklik, atau cuma melihat?

Bandingkan impression dengan klik keluar ke situs. Kalau impression tinggi tapi kliknya sangat sedikit, masalahnya ada di materi iklan dan penargetan, bukan di halaman. Iklan belum berhasil membuat orang cukup penasaran untuk pindah ke situsmu.

Klik masuk ke situs berarti bola sudah ada di halamanmu.

Kalau ketiganya bersih, iklanmu tayang dan orang mengklik. Itu berarti uangmu sudah berhasil membeli pengunjung, dan kehilangannya terjadi setelah mereka sampai.

Langkah 2

Tujuh titik kebocoran yang paling sering ada di halaman tujuan

Urutannya disusun dari yang paling sering dan paling murah diperbaiki. Kerjakan dari atas, dan jangan mendesain ulang seluruh halaman sebelum tahu titik mana yang bocor.

01

Janji di iklan hilang begitu halaman terbuka

Iklan menjanjikan diskon tertentu, paket tertentu, atau harga tertentu, lalu halaman tujuan menampilkan sesuatu yang berbeda. Pengunjung merasa salah alamat dan langsung pergi, sering dalam hitungan detik, sebelum sempat menggulir. Ini penyebab paling sering dan paling murah diperbaiki.

Buka iklanmu sendiri dari ponsel, klik, dan lihat apakah kalimat pertama di layar menyebutkan hal yang sama dengan iklannya.

02

Halaman tujuannya beranda, bukan halaman kampanye

Beranda dibuat untuk orang yang sudah mengenal bisnismu dan ingin menjelajah. Pengunjung dari iklan datang dengan satu pertanyaan spesifik, dan setiap menu serta tautan tambahan memberi mereka jalan keluar sebelum sampai ke tombol yang kamu inginkan.

Hitung berapa banyak tautan keluar di halaman tujuanmu. Kalau lebih dari beberapa, kamu sedang membayar iklan untuk mengirim orang ke pintu keluar.

03

Informasi yang menentukan keputusan letaknya terlalu bawah

Harga, kisaran biaya, jadwal, lokasi, atau bukti berupa testimoni dan foto hasil sering diletakkan di bagian bawah halaman. Kalau sebagian besar pengunjung berhenti menggulir sebelum titik itu, isi bagian tersebut tidak pernah ikut menentukan keputusan siapa pun.

Lihat scroll depth per halaman, lalu cocokkan dengan posisi elemen yang paling menentukan keputusan.

04

Ada elemen yang terlihat bisa diklik padahal bukan

Gambar, judul, atau kartu yang tampak seperti tombol membuat pengunjung mengklik ke tempat yang tidak menghasilkan apa-apa. Sebagian akan mencoba lagi berulang kali sebelum menyerah. Pola klik seperti ini terekam sebagai dead click dan rage click.

Cek apakah ada penumpukan klik di elemen yang sebenarnya tidak interaktif.

05

Formnya meminta terlalu banyak sebelum memberi apa pun

Setiap kolom tambahan adalah alasan tambahan untuk berhenti. Meminta nomor telepon, alamat lengkap, dan anggaran di langkah pertama masuk akal buat tim penjualan, tetapi terasa berlebihan buat orang yang baru mengenalmu satu menit yang lalu.

Lihat di kolom mana orang berhenti mengisi, lalu pertimbangkan memindahkan kolom itu ke percakapan berikutnya.

06

Di ponsel, pengalamannya berbeda dari yang kamu lihat

Hampir semua traffic iklan di Indonesia datang dari ponsel, sementara halaman biasanya diperiksa dari komputer. Tombol yang tertutup elemen melayang, teks yang terlalu kecil, atau halaman yang lambat dimuat di jaringan seluler hanya muncul kalau diperiksa di perangkat yang sama dengan pengunjungmu.

Bandingkan conversion rate mobile dan desktop secara terpisah. Selisih yang besar menunjuk masalah teknis, bukan masalah pesan.

07

Chat masuk, tapi berhenti di percakapan

Konversi lewat WhatsApp punya satu titik buta: klik tombol WhatsApp adalah klik, dan penutupan terjadi di dalam percakapan yang tidak terlihat oleh alat analitik web. Kalau kliknya banyak tetapi penjualan tidak bergerak, kebocorannya mungkin sudah pindah dari halaman ke kecepatan dan kualitas balasan.

Cocokkan jumlah klik WhatsApp dengan jumlah percakapan yang benar dibalas tim penjualan.

Minta audit gratis halaman tujuanmu
Pertanyaan umum

Yang sering ditanyakan

Pertanyaan yang paling sering muncul sebelum orang tahu kebocorannya ada di mana.

Iklan saya aktif tapi tidak jalan, kenapa?

Status aktif tidak selalu berarti tayang. Penyebab tersering adalah rentang tanggal laporan yang salah, iklan yang ditolak di level iklan sehingga tidak terlihat dari level kampanye, atau masalah metode pembayaran. Kalau impression-nya nol, masalahnya di pengiriman iklan dan belum ada kaitannya dengan halaman tujuan.

Sudah tambah budget tapi leads tetap sepi. Apa yang salah?

Menambah anggaran memperbanyak pengunjung, dan persentase yang berkonversi tetap sama. Kalau seratus pengunjung menghasilkan satu leads, dua ratus pengunjung akan menghasilkan dua leads dengan biaya dua kali lipat. Selama persentasenya tidak berubah, menambah anggaran hanya membuat kebocoran yang sama jadi lebih mahal.

Bagaimana tahu masalahnya di iklan atau di halaman?

Pisahkan dengan dua angka. Kalau impression tinggi tapi klik sedikit, masalahnya di iklan: materi atau penargetannya belum menarik. Kalau klik banyak tapi konversi sedikit, masalahnya sudah pindah ke halaman. Kedua angka ini tersedia di Ads Manager dan cukup untuk menentukan arah pemeriksaan.

Berapa lama sampai kelihatan penyebabnya?

Tergantung volume traffic. Halaman yang menerima ratusan pengunjung per hari biasanya sudah menunjukkan pola dalam hitungan hari. Halaman dengan traffic kecil butuh lebih lama sebelum polanya bisa dibedakan dari kebetulan. Yang jelas, memeriksa perilaku nyata lebih cepat daripada menebak lewat pergantian desain berulang kali.

Apakah harus ganti landing page dari nol?

Jarang perlu. Mendesain ulang seluruh halaman menghapus juga bagian yang sebenarnya sudah bekerja, dan menyulitkan penilaian karena banyak hal berubah sekaligus. Memperbaiki satu titik kebocoran yang jelas terlihat biasanya lebih murah, lebih cepat, dan hasilnya lebih mudah diukur.

Cek seberapa baik landing page-mu sekarang.

Kirim URL-mu, kami audit gratis. Tanpa komitmen apa pun. Kalau hasilnya sudah bagus, kami bilang bagus. Kalau ada yang bocor, kami tunjukkan di mana dan apa yang perlu dibenahi.

Laporan PDF dikirim ke email dalam 3-5 hari kerja.

Konsultasi via WA