Sinyal friksi

Apa itu Dead Click?

Dead click adalah klik pada elemen yang sebenarnya tidak interaktif, sehingga tidak menghasilkan respons apa pun. Penyebabnya adalah affordance yang keliru: elemen tersebut tampak bisa diklik karena warnanya, ikonnya, atau posisinya, padahal bukan tombol maupun tautan. Pengunjung sudah membaca halamanmu dengan benar; halamannya yang menjanjikan sesuatu lalu diam.

Dead click memberi tahu elemen mana yang menjanjikan sesuatu tapi tidak menepatinya. Kalau dead click menumpuk tepat di dekat CTA utama, itu tanda perhatian pengunjung tersedot ke elemen yang salah sebelum sempat sampai ke tombol yang benar.

Cara mengukurnya

Bagaimana Dead Click diukur?

  1. Klik terdaftar pada elemen yang tidak punya handler, tautan, atau perubahan state.
  2. Tidak ada navigasi maupun perubahan tampilan setelah klik terjadi.
  3. Berbeda dari rage click, satu kali klik sudah cukup untuk menghitungnya sebagai dead click.
  4. Dikaitkan per Page, sehingga bisa dilihat halaman mana yang paling banyak menghasilkan klik sia-sia.
Sering disalahpahami

Pertanyaan umum soal Dead Click

Apa bedanya dead click dan rage click?

Dead click adalah klik pada elemen yang memang tidak interaktif. Masalahnya di affordance yang menyesatkan. Rage click adalah klik berulang cepat karena elemen tidak merespons seperti yang diharapkan. Masalahnya di frustrasi. Satu dead click bisa berujung jadi rage click kalau pengunjung terus mencoba.

Apakah dead click selalu buruk?

Tidak selalu, tapi hampir selalu layak diperiksa. Dead click dalam jumlah kecil pada teks biasa itu wajar. Yang jadi masalah adalah dead click yang terkonsentrasi di satu elemen, karena artinya banyak orang membaca elemen itu sebagai tombol.

Cek seberapa baik landing page-mu sekarang.

Kirim URL-mu, kami audit gratis. Tanpa komitmen apa pun. Kalau hasilnya sudah bagus, kami bilang bagus. Kalau ada yang bocor, kami tunjukkan di mana dan apa yang perlu dibenahi.

Laporan PDF dikirim ke email dalam 3-5 hari kerja.

Konsultasi via WA